Menu

Mode Gelap
Tahun Ini Pemkab Tanbu Bangun Stadion, Bukti Komitmen Bupati Zairullah Dukung Kemajuan Olahraga Pasar Murah dan Wadai Ramadhan Desa Karang Bintang Langsung Diserbu Warga Satgas Pangan Tanbu Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan Wabup Muh Rusli Resmikan Mushola Baitul Atiq di Kelurahan Kampung Baru Kunjungi DPR RI Pemkab Tanbu Lakukan Audensi Dengan Fraksi PKB

Advetorial · 13 Mei 2024 07:44 WIB ·

RDP di Dewan, Pelaksanaan Acara Expo Hari Jadi dan Mappanre Ri Tasie Bakal Digelar Terpisah Tahun Depan


 RDP di Dewan, Pelaksanaan Acara Expo Hari Jadi dan Mappanre Ri Tasie Bakal Digelar Terpisah Tahun Depan Perbesar

BATULICIN – Persoalan acara pelaksanaan Expo Tanah Bumbu dan Mapanre Ri Tasie kini dibahas di DPRD Tanah Bumbu. Persoalan ini muncul karena dianggap selalu berbarengan dan menjadi satu kesatuan.

Menyikapi itu, puluhan Anggota Lembaga Ade Ogie meminta agar pelaksanaan Pesta Adat Mappanre Ri Tasie ini dipisah dengan acara hari Jadi Tanah Bumbu dan Expo Tanah Bumbu.

Permintaan itu disampaikan Lembaga Ade Ogie yang disampaikan perwakilan lembaga Ade Ogie, M Aini saat rapat dengar pendapat (RDP) di ruang utama DPRD Tanah Bumbu, Senin (13/5/2024) siang.

Yang mana rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, Harmanuddin bersama anggotanya Syamsisar, serta dihadiri Plt Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemudaha Olaharaga dan Pariwisata, Noryana, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Tanah Bumbu, Hamaludin Tahur, perwakilan Dispenda, Dinas Perhubungan dan Camat Kusan Hilir serta sejumlah kepala desa di Kusan Hilir.

Di RDP tersebut berlangsung hampir 4 jam lamanya hingga akhirnya ada keputusan rekomendasi pelaksanaan digelar terpisah pada tahun akan datang.;

“ Initinya, pelaksanaan Expo dan Mappanre Ritasie dipisah, tidak menjadi satu kesatuan dengan Hari Jadi, Expo Tanah Bumbu tetapi berbeda waktu,” kata Legislator, Syamsisar saat pimpin rapat dengar pendapat bersama komisi gabungan.

Permintaan dan keinginan Lembaga Ade Ogie yang saat ini diketuai Fawahisah Mahabbatan ini, agar momen Mappanre ri tasie ini benar-benar terasa dan bukan rangkaian hari jadi.

“ Permintaan kami hanya ingin dipisah agar lebih khusus dalam melaksanakan tradisi dan budaya yang sudah ada sejak abad ke 19 saat penduduk Bugis bermukim di Pantai Pagatan sebagai nelayan dan bertani,” kata M Aini dari Lembaga Ade Ogie.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bangun Gedung MPP dan Kantor Bappeda-Libang, Pemkab Tanbu Target Selesai Tahun Ini

25 Juni 2024 - 05:15 WIB

Komitmen Pemkab Tanah Bumbu Capai Target Turunkan Angka Stunting

20 Juni 2024 - 04:59 WIB

Usai Slat Ied, Lapas Batulicin Potong Tujuh Ekor Hewan Kurban dan Dagingnya Dibagikan ke Warga

17 Juni 2024 - 01:56 WIB

Zairullah Azhar Gelar Open House Setelah Shalat Idul Adha 1445 Hijriyah

17 Juni 2024 - 01:55 WIB

Kodim 1022/Tanbu Potong 8 Sapi Kurban Untuk di Bagikan ke Kaum Duafa dan Fakir Miskin

17 Juni 2024 - 01:54 WIB

PT. Air Minum Bersujud Sumbangkan Hewan Qurban untuk Masyarakat Sekitar

17 Juni 2024 - 01:53 WIB

Trending di Advetorial