Menu

Mode Gelap
Tahun Ini Pemkab Tanbu Bangun Stadion, Bukti Komitmen Bupati Zairullah Dukung Kemajuan Olahraga Pasar Murah dan Wadai Ramadhan Desa Karang Bintang Langsung Diserbu Warga Satgas Pangan Tanbu Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan Wabup Muh Rusli Resmikan Mushola Baitul Atiq di Kelurahan Kampung Baru Kunjungi DPR RI Pemkab Tanbu Lakukan Audensi Dengan Fraksi PKB

Advetorial · 11 Sep 2022 04:47 WIB ·

Tim Bentukan Muspida, Salurkan Bantuan ke Korban Rumah Retak di Satui


 Tim Bentukan Muspida, Salurkan Bantuan ke Korban Rumah Retak di Satui Perbesar

BATULICIN,Newskalsel.com – Perintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang menjadi korban, rumah retak di Desa Satui Barat Kecamatan Kabupaten Tanah Bumbu.

Sekitar 23 KK, rumahnya mengalami retak yang diduga karena efek pertambangan. Saat ini, Pemkab Tanah Bumbu bersama Forkopimda telah membentuk tim kajian untuk ganti rugi rumah masyarakat yang tak jauh dari lokasi aktivitas pertambangan.

Sabtu (10/9/2022) tim forkopimca yang dibentuk Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, H Ambo Sakka sudah bergerak dan menyalurkan bantuan.

Camat Satui, Kadri Mandar yang juga selaku Ketua Tim Kajian yang ditunjuk Muspida untuk mengatasi persoalan tersebut mengatakan saat ini tim dari pemerintah daerah sudah turun dan melihat lokasi dan ditangani.

” Kami tadi sudah turun, melihat lokasi. Dan sekaligus kami bagikan bantuan kepada warga yang terdampak retakan rumah itu, ” kata Kadri.

Bantuan yang diberikan, berupa paket sembako masyarakat untuk meringankan beban warga sementara ini.

Selain itu, tim juga sudah menyediakam tempat relokasi sementara dan sebagian rumah warga sudah ada yang mau pindah dan sebagian masih ada yang mau menetap di rumahnya.

” Kami sudah sediakan rumah untuk mengungsi dan bantuan juga kami salurkan kepada warga sebagai perhatian dari pemerintah daerah,” katanya.

Saat ini, tim juga sudah mendata dan mulai menghitung kerugian rumah warga yang terdampak retakan itu.

” Minggu depan ada tim dari Apresal untuk menghitung kerugian per rumahnya. Waktu 15 hari yang ditentukan saat rapat kemarin, Insya Allah kita maksimalkan sebelum batas waktu itu sudah ada solusi. Terkait jalan Nasional yang retak, masih dikaji Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan, ” pungkasnya. (***)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raih 11 Kali Opini WTP Berturut Turut Bupati Zairullah Azhar Ajak 12 Kepala Daerah Baca Solawat Badar.

7 Mei 2024 - 00:53 WIB

Delegasi Kejari Tanbu, Juara Kategori 5K Internal Jaksa di Adhyaksa Internasional Run 2024

28 April 2024 - 06:31 WIB

BPBD Tanbu kerahkan 20 personil amankan puncak Mappanre Ri Tasi’e

28 April 2024 - 05:25 WIB

Meriahkan Mappanre Ri Tasie, Dinas Perikanan Tanbu Bersama HNSI dan Avian Bagikan Cat

27 April 2024 - 06:04 WIB

PT BIB Buka Seleksi Beasiswa 85 Anak Berprestasi, Kuliah di Institute Teknologi Sains Bandung (ITSB)

25 April 2024 - 06:29 WIB

ASDP Ferry Batulicin Mulai Uji Coba Penerapan Pembelian Tiket Berbasis Website

24 April 2024 - 06:09 WIB

Trending di Advetorial