Menu

Mode Gelap
Tahun Ini Pemkab Tanbu Bangun Stadion, Bukti Komitmen Bupati Zairullah Dukung Kemajuan Olahraga Pasar Murah dan Wadai Ramadhan Desa Karang Bintang Langsung Diserbu Warga Satgas Pangan Tanbu Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan Wabup Muh Rusli Resmikan Mushola Baitul Atiq di Kelurahan Kampung Baru Kunjungi DPR RI Pemkab Tanbu Lakukan Audensi Dengan Fraksi PKB

Advetorial · 10 Mar 2022 04:07 WIB ·

Bupati Tanah Bumbu Jajarannya Mandi di Laut Setiap Pagi


 Bupati Tanah Bumbu Jajarannya Mandi di Laut Setiap Pagi Perbesar

BATULICIN,Newskalsel.com – Jam baru menunjukkan pukul enam pagi. Namun disatu sudut Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu yang menjorok ke laut tampak puluhan orang sedang berenang dan berendam.

Ada yang menggunakan alat apung, tapi sebagian besar tanpa pengaman. Mereka ternyata bukan orang sembarangan di Bumi Bersujud. Diantaranya Bupati Tanah Bumbu dr Zairullah Azhar.

Diketahui, air laut memiliki kandungan yang lebih beragam dibandingkan dengan air tawar atau air darat. Memiliki kandungan garam, potasium klorida dan mineral seperti magnesium.

Jika mandinya di pagi hari sekitar jam 06.00 sampai jam 07.00, dipercaya memberikan manfaat kesehatan. Hal inilah yang diyakini Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar yang juga seorang dokter kesehatan.

Ia lakoni rutinitas berendam dan berenang dilaut setiap pagi bersama Sekretaris Daerah DR Ambo Sakka dan hampir semua kepala dinas, kepala badan hingga kepala bagian dilingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Tampak pula sejumlah camat.

Usut punya usut, berenang di laut setiap pagi ini menjadi rutinitas mereka sejak 9 bulan lalu. Katanya sih untuk kesehatan. Dan mandi pagi di pantai ini seakan menjadi ‘ritual’ wajib baginya.

Selain itu upaya membentuk karakter disiplin, membangun sikap religius dan tak kalah pentingnya merasakan langsung betapa indahnya potensi wisata Kabupaten Tanah Bumbu yang patut dikembangkan dan menjadi tugas semua SKPD.

Menurut Bupati Zairullah Azhar, dalam teori ilmiah air laut mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. “Terutama garam yang sangat membantu peredaran darah/ memperbaiki sel-sel tubuh,” ucapnya usai menyantap sarapan setelah berenang di laut.

Bahkan menurutnya, penyakit-penyakit seperti stroke berpeluang sembuh.

Lebih dari manfaat itu, ucapnya, sebagai komitmen dari pemerintah daerah, ingin Bumi Bersujud dengan segudang potensi wisatanya perlu dikembangkan dan dikelola agar bisa menghasilkan PAD bahkan devisa.

“Potensi kita banyak, ada goa, gunung, air terjun hingga laut. Bahkan dari Satui hingga ke Simpang empat panjang garis pantai kita 190 Km,” jelasnya.

Obyek wisata Siring Pantai Pagatan Tanah Bumbu

Potensi-potensi ini akan dikelola secara manajerial dan profesional. “Kehadiran kami di Pantai Pagatan ini untuk memotivasi masyarakat dalam membangkitkan dunia pariwisata,” paparnya.

Ia berpesan, khususnya generasi muda bisa berkontribusi dan mengambil perannya.

“Setiap Sabtu Minggu lokasi ini dikunjungi masyarakat. Selain memberikan tempat refreshing, tentunya juga bisa menjadi sumber pendapatan memadai,” lanjutnya.

Ia lanjut mengatakan, jika selama ini Tanah Bumbu mengandalkan sektor tambang akan beralih ke sektor lain yang tak akan pernah habis. Seperti sumber laut dan pariwisata.

“Yang tak kalah penting juga, ada aspek religi dalam aktivitas mandi di laut. Secara filosofi, gelombang ini memberikan motivasi dan pelajaran bagi bahwa hidup dalam kondisi apapun, baik cobaan dan ujian,” tandasnya.

Ia berharap, banyak makna yang terkandung dalam rutinitas ini mampu membentuk karakter orang-orang yang turut melakukannya.

Sementara terpantau, ada yang menarik dalam rutinitas jajaran Pemkab Tanah Bumbu ini. Setiap kali mereka berenang dan berendam bareng di laut, ‘mentari’ selalu mengintip. Matahari yang terbit diufuk timur kalah cepat hadirnya dari punggawa pemkab yang sudah lebih awal ‘melaut’.

Fenomena ini memang bukan hal baru. Karena sudah dilakoni sejak 9 bulan lalu dan rutin hingga saat ini.

Namun warga tanah bumbu berharap, langkah ini akan memberikan manfaat dan nilai positif secara luas/ bagi kemajuan kabupaten serta memberikan dampak untuk kesejahteraan masyarakat Bumi Bersujud.

“Yang jelas kegiatan ini kan kegiatan sehat. Sekaligus melihat langsung kondisi pantai Pagatan. Agar mereka bisa menyadari apa saja yang diperlukan untuk dibenahi,” ucap Anwar Ali Wahab, warga Pagatan, Kusan Hilir ini.

Ia optimist, kehadiran kepala daerah dan jajarannya secara rutin setiap pagi di pantai ini akan mampu membangkitkan gairah pariwisata di daerah ini. “Menumbuhkan pariwisata,” tegasnya.

Pemandangan Pantai Pagatan saat matahari terbit sungguh sangat indah. Perpaduan sunrise dengan landscape pegunungan, air laut, pantai dan aktivitas nelayan terbilang unik. Tak semua daerah memiliki suasana seperti ini.

Suasana dan pemandangan ini sebenarnya sangat di incar wisatawan mancanegara. Sudah selayaknya tempat ini dikembangkan dan dibenahi menjadi sebuah destinasi unggulan sehingga menjadi magnet bagi pelancong.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raih 11 Kali Opini WTP Berturut Turut Bupati Zairullah Azhar Ajak 12 Kepala Daerah Baca Solawat Badar.

7 Mei 2024 - 00:53 WIB

Delegasi Kejari Tanbu, Juara Kategori 5K Internal Jaksa di Adhyaksa Internasional Run 2024

28 April 2024 - 06:31 WIB

BPBD Tanbu kerahkan 20 personil amankan puncak Mappanre Ri Tasi’e

28 April 2024 - 05:25 WIB

Meriahkan Mappanre Ri Tasie, Dinas Perikanan Tanbu Bersama HNSI dan Avian Bagikan Cat

27 April 2024 - 06:04 WIB

PT BIB Buka Seleksi Beasiswa 85 Anak Berprestasi, Kuliah di Institute Teknologi Sains Bandung (ITSB)

25 April 2024 - 06:29 WIB

ASDP Ferry Batulicin Mulai Uji Coba Penerapan Pembelian Tiket Berbasis Website

24 April 2024 - 06:09 WIB

Trending di Advetorial